Senin, 17 September 2018



Dalam rangka menyambut Hari Puisi Indonesia 2018, Perkumpulan Rumah Seni Asnur membuat Gerakan Akbar Guru ASEAN Menulis Puisi. Penerimaan naskah dibuka dua tahap dengan batas akhir pengiriman tanggal 20 Agustus 2018.


Setelah melalui proses yang panjang dan melelahkan akhirnya Asrizal Nur selaku penggagas bersama Tim Kurator (Rini Intama, Eddy Pramduane, Lily Siti Maltatuliana, Srikandi Indung Sarerea, dan Firdaus HN) mampu menghimpun sejumlah puisi karya  guru dari 33 Provinsi di Indonesia, serta negara tetangga seperti Brunei Darussalam dan Malaysia.


Puisi-puisi tersebut akan diterbitkan menjadi buku besar dengan judul TENTANG SEBUAH BUKU DAN RAHASIA ILMU. Buku tersebut akan diberi pengantar oleh Maman S. Mahayana, serta endorsement dari Sutardji Calzoum Bachri, Rida K Liamsi, Hasan Aspahani, Sofyan RH. Zaid, Muh. Syarif Bando (Kepala  PNRI) , dan Diki Lukman Hakim (Kepala Satuan Pelaksana PDS H.B. Jassin).

Mohon doa dan dukungan semua pihak, buku tebal tersebut nantinya akan diluncurkan pada 24 September 2018 di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.


Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam


Asmira Dieni

Tentang Secangkir Kehidupan


Hamiah

Mutiara Diselimuti Debu


Izmaya Aini Dasly

Kesaksian Bumiku Yang Tergadaikan


Mahdi Idris

Isyarat Ibu


Masna Fitri

Saman


Mugiarti

Lelaki Firdaus


Rusminarti Admi

Anganku


Salman Yoga S.

Kontemplasi Sebuutir Biji Kopi


Win Gemade

Kehidupan



Provinsi Sumatra Utara


Ali Anda Lubis, MM.

Kidung Senja


Dian Safitri Dewi Harahap

Nafasku


Jenny

Telaga Rindu Di Mataku


Mayanti Pasaribu

Berkisah Pada Malam


Nazarina Syahputri

Mawar Tak Mati


Nike Ringgawany

Dipeluk Gunung


Riki Utomi

Lagak Budak


Siamir Marulafau

Tak Akan Gelap


Tengku Nazariah

Kau Adalah Puisi Itu


Umar Zein

Kabut Kepalsuan


Widiyanti

Rindu Tak Berujung


Wiwik Puspitasari

Di Bawah Rimbun Tebubuya


Provinsi Sumatra Barat


Ali Usman

Di Pintu Rahmat-Mu


Animar

Adakah Asa?


Aruna Laila

Purnama


Asnidar

Sepenuh Hati


Asri Wahyuni Sari

Nikmat Dalam Sepi


Atriyanti

Jurang


Azma

Marhaban Ya Ramadhan


Defi Harsusanti

Jiwa


Dendi Marno

Ambigu


Dina Ramadhanti

Di Ujung Jalan Itu


Diyan Permata Yanda

Tidurlah, Lelap


Elkhiyami

Rintihan Tetumbuhan


Elvi Nazli

Perjuangan Anak Bangsa


Emil Septia

Mawar Hitam


Erina Erlis

Hati Batu


Erni Adek

Anakku Matahariku


Eta Melfia

Jembatan Gantung


Felma O. Sanit

Muridku


Fifi Herevila

Nyanyian Rindu


Fitria Anwar

Pulang


Fitriany Febby Adiana Gustariny

Subuh


Gismawarni

Sepi


Hartati

Indonesia Jaya


Haslinda Mora

Letih


Hasneli

Indah Pada Waktunya


Hasnidawati

Anganku


Hilda Sridewita

Tetap Mengalir Di Nadiku


Imelda Yanti

Irama Rindu


Indriani Nisja

Diam Punya Cerita


Iswadi Bahardur

Epilog


Kasniar

Kau Tetap Milikku


Lahmuddin Yusan

Penantian


Lira Hayu Afdetis Mana

Entah Sampai Kapan Kita Ada


Maryani

Parade Luka


Meifrizal

Kita yang Dekat


Najmi Hayati

Untuk Nenek


Nanda Evanwandry

Tak Tik Tuk


Neli Gusmita

Bidadari Surga


Nike Kusumawati

Akulah Senja


Putri Dian Afrinda

Solfamiredo


Ranti Kumalasari

Maninjauku Kini


Refa Lina Tiawati

Di Penghujung Tahun


Refdinal Muzan

Di Lautan Paling Puisi


Refnita

Abak


Ria Satini

Kun Fayakun


Ricci Gemarmi Tatalia

Lakon


Rilda Gumala

Angin Hembuskan Aku Ke arahnya


Rina Sartika

Pahlawanku


Riri Dlaroza untuk Sebuah Nama


Risa Yulisna

Aku Dan Topeng Sialku


Risna Nelly

Perajut Mimpi


Rusyda Leily

Gadis Pinggir Rel Kereta


Samsiarni

Pada Lara


Silvia Marni

Semu Yang Kutuju


Sri Hartuti Husin

Pengabdian


Sriyanti

Semu


Sry Eka Handayani

Sang Pencerah


Suci Dwinitia

Jika Untuk Hudeku


Suyati

Aku dan Puisiku


Syofni Erita

Dangau Cinta


Tati Warni

Hati


Timra Madana Pitri

Senja itu Milikku Tuhan


Trisna Helda

Aura Yang Merindu


Upit Yulianti DN

Tiada Apa-apa


Yani Pinta

Pewaris Negeri


Yendrawaty

Rantau Menangis


Yenni Noviyanti

Tegar


Yenni Salfianis

Dimana Kedamaian itu


Yerneli Najib

Negeri Di atas awan


Yulia Sri Hartati

Ajari Aku Mencintai Sunyi


Yusnita

Hembusan Angin


Yusrijal Datuk Makhudun

Cerita Usang Untuk Anakku


Zuldefita

Mengukir Langit Senja



Provinsi Riau


Abdul Kadir

Mimpi Yang Terkoyak


Adrawati

Tradisi Yang Memudar


Arni Iswari

Mawar Merah Terbukalah


Aslamiah

Perhelatan Dua Purnama


Asmiati

Tirai Harap Di atas Mangrove


Bunda Swanti

Rindu Tak Sampai


Cahaya Buah Hati

Hari Ini Kita Masih Juga Bercerita


Daniar

Kotaku


Darminingsih

Renungan Kerdil Mutiara Negeri


Deliza Aziz

Kau Bilang Rindu Di Mataku Bias


Desfitriyenti

Berlarilah Dengan Hati


Hafney Maulana

Mimpiku Di Stasiun


Hasmiruddin Lahatin Aisyah

Soneta Buat Guru


Hasrida Nengleli

Tak Menyerah


Helmi Lismaliza

Asal Kau Tahu


Helwiya

Janji Untuk Pertiwi


Hermawan

Kota Satrawi


Herniati

Hujan di Pagi Hari


Illah Nafilah

Onak Dan Duri Menuju Mimpi


Iriayana Ningsih

Harapan Di Tangan Tangan Kecil


Jaini

Amanah Di Penghujung Rimba


Jasman Bandul

Pulanglah ke Rumah-Rumah Jiwa


Jumiati

Melata


Kamalia

Perempuan Sepi


Mariani

Rindu dan Candu


Meri Yanti

Panggung Punya Kita, Luka Punya Pemirsa


Mohd. Nasir

Aku Bawa Seribu Puisi


Mona Ekawati

Matahari Perindu


Nirma Herlina Ghanie

Penari Aksara Diasapi Dupa


Nofayetti

Dari Hari Ke Hari


Otang Kurniaman

Firasat


Rabiah

Padang Panjang Mesirnya Di Tanah Sumatera


Reni Elvina

Harpan Kecil


Ridha Aulia

Sekuntum Bunga Untuk Jasa


Saida

Semedi Langit Jiwa


Sakdiah Saily

Sagu Menjadi Ilalang


Salmah Murad

Pelangi Tidak Memberi Hujan


Siti Salmah

Tangis


Sugira

Keindahan


Suseno

Demi Masa


Suyatri Yatri

Sirna Ambigu di Rimbun Waktu


Syafriani

Kepada Siapa


Syahbaniar

Aksioma


Syuhada

Di Ujung Kebimbangan


Tifani Irdiyawan

Terpaut Dalam Sujud


Tina Murdiati

Mana Bakau Kami


Wira Sukma

Enggan Berbisik


Wirda Hayati

 Wajah Negeriku Kini


Wismar Asturiyah

Dalam Tirai Merah


Yenni Satriani

Perempuan Bersarang Rindu di Dadanya


Yossi Elmaira

Anak Negeri


Yusliana

Serpihan Kisah Cinta Masa Lalu


Provinsi Kepulauan Riau


Chaidatul Rasmi

Ibu


Dedi Wahyudi

Jiwa-jiwaYangKering


Dodi Zulakbar

Kosong


Erwin Batubara

Meracau


Fitrie Harakie

Diatas Langit Membatas


Hayyi Milakasari

JejakLangkah


Ice Andriani

Mimbar


Mukhtar

Menyongsong Arus


Nugraheni Dwi Agustin

Berkasih


Nurhayati

Seorang Ibu


Rudi Sugianto

Rembulan Tertusuk Ilalang


Sisworo Gautama Putra

Waktu


Yuni Priyanti

Hijauku


Provinsi Jambi


Diana Indrawati

Jeritan Hati Kecil


Hani Setiawan

Kepada Nelvia


Mizniwati

Telaga Kearifan


Nenden Wahyudiniati

Kau Bukan Milikku


Tri Harjanti

Gigih


Yusrizal

Kisahku Tak Bersuara


Provinsi Sumatra Seltan


Ahmad Berkah

Diyan*


Alfandy AN.

Semakin Lama Semakin Hilang


Asrofiyana Alsof

Sujud Indah


Dia Fitryani

Hati Luruh Tersengat Asa


Dian Nur Husin

Sekolah Di Kaki Gunung


Dian Purnama

Huh!


Efidarnita

Pahlawanku


Iif Sarman

Kidung Rindu


Lusi Suriani

Perempuan Pendekap Luka


Muflihah

Arogan


Nur Nisai Muslihah

Kain Ihram Untuk Ayah


Nurmalah

Era


Nyimas Jamila Anggraini

Nostalgia


Rd. Kedum

Nisan


Rica Susanty

Lara Air Mata


Rizka Efrilianti

JiwaTetapHarusHidup


RR Sri Wulandari

Belahan Hati


Sri Murniati

Andai


Tampu Bolon Suvardi

Nyanyian Seorang Demonstran


Tri Astuti

Bila Hati Perempuan Terluka


Tri Patmi

Doa Malam


Wahyu Ningsih

Menepis Waktu Berdetak


Yuni Mularsih

Selamat Pagi Mentari


Provinsi Bangka Belitung


Hernina

Langit Biru


Rica Khoirany

Kosong


Provinsi Bengkulu


Asmiati

Mati Lampu


 C. N. Indah Kartika Dewi

Wajah Seribu Kisah


Eza Avlenda

Kanopi Mangrove


Hera Oktavia

Terbanglah Bebas


Herlinawati

Cahaya Kehidupan


Leni Febrianti

Sang Legenda


Maya Fransiska

Diam Di Balik Sepiring Nasi


Nurlisna Rivai

Raskin


Qori’ah Habibah

Luka Dan Senyuman


Rosalini

 Atap Dinding Tenda Tenda


Syaiful Abid

Melayang


Tarmi

Dalam Diam


Tri Mulat

Nama


Yuniwati

Kata Puisi Puisi Kata


Provinsi Lampung


Apri Medianingsih

Rembulan Merah


Edi Purwanto

Sepohon Trembesi


Laila Maharani

Wajah Cermin


Mismawati

Lorong Sekolah


Muhson

Wasiat


Nunik Deti Lestari

Putih Biru Kesayanganku


Suciati

Di Tepi Pantai Sawmil


Uhan Rohimil

Dalam Lafazd Cinta


Provinsi DKI Jakarta


Abdul Rohim

Sang Guru


Anggraini Tri Meinarti

Tarung Dalam Larung


Arinah Fransori

Seribu Puisi Kepada Tuhan


Astuti

Pada Rembulan dan Matahari


Ayi Nur Asiah

Celoteh Malam


Baron Rubikariadi

Wajah Wajah


Budianto Sutrisno

Maestro Kehidupan


Desly Wahyuni

Pada Ibu Pertiwi


Desnila Sari

Hampa


Dewi Nurbaiti

Kamu Senjaku


Dina Rizqy Rahayu Jati

Berhala-halaDi Jalan-jalan


Dwi Eko Susilowati

Kebenaran Itu Abadi


Endang Dwi Haryanti

Sekat


Endang Sulistijani

Gagak pun Pergi


Eva Verdawati

Nayla Muridku


Expi Yuliana Putri

Cinta itu Ada


Fachria Marasabessy

Buat Kekasihku


Fatimah

Hujan


Friza Youlinda Paris

Dialah Razan


Hery Purwosusanto

Episode Hidup


Husnul Khotimah

Negeriku


Ihsan Hasani

Selamat Ulang Tahun


Ismaninggar

Illuminati


Jaronah Abdullah

Jadilah Air


Julia Daniel Kotan

Pasti Bertemu di pantai Pede


Kurniasari

Tentang Kita


Lilik Musyarofah

Ramuan Indonesia


Maria Sumediyani Susanto

Balada Cinta Tukijo dan Suparti


Mulyani

Tak Tergantikan dengan Apa dan Siapapun


Ninik Febriani

Seperti Menanam


Nurhadi

Malam Keagungan


Nurul Fitriya

Detik Berbisik


Rien Hermawaty

Tak mau luka lagi


Rukmini

Ibu


Sam Mukhtar Chan

Senyum bidan kita


Siti Istiqomah

Suara Di sudut Benakku


Sri Budi Astuti

Tak pernah meminta


Suharjatmi

Ujian


Suprayitno

Ibadah


Tuti Tarwiyah Adi

Guru Musik


Ujang Nurochmat

Singgah


Veronika Ninik Dwi Wahyuniati

Lelaki Senja


Vetty Kurnely

Dalam Balur Cinta Segitiga


Winarmi

Estafet Terakhir Sekali


Provinsi Jawa Barat


Abdul Gafur

Pasir Ketulusan


Ace Sumanta

Membaca Sejarah


Ade Irma Verasari

Sabda Alam


Ade Nov

Kepada Ado


Ade Siti Salatin

Kabut Fajar


Agus Supriyono

Hedonisme


Ahmad Masrur

Kenangan Dan Air Mata


Ai Nurhayati

Antara Gambir Pasar Turi


Ani Maryani

Di Persimpangan Jalan


Anisah Effendi

Hikayat Pagi


Anita Rohani

Semakin Senja


Anne Muftiane Anwar

Merenda Asa


Anta Ma'sudi

Adinda


Anton Hendrawan

Sang Guru


Antoni

Selamat Berjuang


Apong Juaedah

Tak Dapat Terbalaskan


Asikah (Ibu S.)

Setuas Cinta di Lengkung Langit


Asikin Hidayat

Sepanjang Perjalanan Pulang


Awidik Kusuma WS

Aku Dan Lembaran Kanvas Putih


Ayi Suprihati

Sampah


Bambang Widiatmoko

Belajar Membaca


Dadan Andana

Selancip Ujung Alang Alang


Dea Fitri Amelia

Bapak Ibu Guru


Dede Kuswanda (Dewa)

Sebatas Harapan


Dede Rostiana

Bintangmu


Dedi Muhammad Arief

Bahtera Kehidupan


Desvi Harsi

Burayot


Dewi Hajarwati

Pesan Untuk Siswaku


Dewi Lukitaningrum

Pendar


Dheka Dwi Agustiningsih

Puisi Pendek


Dian Kencana

Cinta Pertama


Dina Ardianti

Siluman Nyinyir


Dwi Woro Hartini

Cerita Malam


Dyah Retno Purbandari

Tanah Yang Cantik


Dyah Yuliastuti Suharto

Sosok Tangguh Nan Mulia Sang Guru


Edrida Pulungan

Tunas Hijau Dari Kaki Gunung Salak


Eha Rohayati

Biarlah


Eka Ardhinie

Magenta


Eka Rosmawati

Dia Razn Najjar


Eko Endah Sulistiyowati

Tentang Kita


Empat Patonah

Pengembara Cinta


Endah Tjatur Winarti

Rinduku


Endang Ade Rustandi

Dialog Panjang Sebelum Tidur


Eny Wahyu Widiastuti

Cakrawala Malam


Erwan Juhara

Membaca Indonesia


Eryka Syams

Senandung Guru


Eva Rahmy Faedah

Derap Lamgkahku


Faris Al Faisal

Kupu Kupu Kecil Berdasi


Fitri Analis

Pupuik Sarunai


Friskal Pabian Abdul Malik

Gaung


Hastiana

Raport


Hati Nurahayu

Terpesona Hingga Merana


Heni Karwati

Cerita Sungai


Henny Zaidar (HEN'Z)

Tuhan Dari Segala Tuhan


Herisanto Boaz

JurnalHarian Guru


Herlyna

Angan


Heru Prihandono

Sampai Kapan


Hudaya

Guru


Ichsan Hidajat

Wangi Tubuhmu


Ida Darningsih

Rindu Berduri


Ida Fariyani

Pengamen Sinden


Ida Rosyidah Aryani

Sampan Dan Perahu


Ida Saidah

Pesan Mendiang


Idawati Halim Sukardi

Gadis Kecilku


Iis Gustini

Istana Fana


Ika Kartika

Sirat


Iman Kurniawan

Kaulah Yang Terbaik


Indra Kosasih

Aqlan Ash Shidqi


Ira J. Rahim

Kolase


Karyatiningsih

Jangan Berhenti Untuk Takut


Khumaedi

Hampa


Kristina Sirait

Ujung Gang


Kurniasih

Pengap


Lala Komalasari

Terkoyak Sudah


Latifah

Mentari


Lela Nurlatifah

Pagiku Di Batas Senja


Librilianti Kurnia Yuki

Imamku


Lili Priyani

Surat Cinta Untuk Penerus Bangsaku


Lilis Setiawati

Nak


Lilis surtini

Suka Cita


Lilis Wahidah

Lihatlah Kami


Listiyawati

Teripang Emas


Lusye Sinta Wenno

Renungkan Kelak Nanti


Maria Yuliana Sulastri

Juli


Mariyam

Dalam Diam


Maryati Anggraini

Negriku


Mohamad Aan Heriyadin

Penari Lapangan


Mu’awanah

EmosiJiwa


Mu’minatus Fitriati Firdaus

Melati Bangsa


Muhamad Dahlan

Di Manakah Rindu?


Nandang Hernadilaga

Asa Sang Pengajar


Nani Sukma Nopalia

Negeri Impian


Nani Sulyani

Sapamu Adalah Mentari


Nelis Hermawati

Gerimis


Nella S. Wulan

Gembala


Neneng Deti Karmilah

Duka Berujung Kematian


Nenie Nuraeni

Fatamorgana Secawan Anggur


Nia Kurniawati

Sepertiga Malam


Niki Agustina

Notebene : Sebelas


Nining Ratna Ningsih

Jika


Nita Kurniati

Asa dan Nyata


Nur Ainun Nasution

JalanHidupku Inspirasiku


Nurbaeti

Reuni


Nurfadilah Widiyarti

Tentang Cerita


Nurhasanah

Hilang


Nurmani

Aku Bukan Siapa siapa


Nurul Fatma Hudha

Hujan Hari Ini


P. Nuraeni

Razan Bidadari Surga


Poni Siswati

Duka Yang Tetap Kurasa


Qaimah

Tuhan Mendengar Ketawakkalanku


R.A. Yulia Indra Dewi

Pesan Terakhir


Rahmi Efiati

Muara Gembong


Ratu Bawon Indahwati

Amarah


Ratu Nandi

Luka


Restu Widayat

Sajak Sajak Kemesraan


Retno Indrarsih Soerono

Tentang Indonesia


Rida Nurdiani

Bendera Setengah Tiang


Ridho Hamzah

Patriot Sejati


Rika Harlia

Lentera Untuk Muridku


Rina Dewi Rianawati

Engkau Masih Belum Tahu


Rina Rahmawati

Hening Dalam Tubuhku


Rismalasari

kembali Fitri


Rissa Churria

Membaca Air


Rosalia Sri Nurhayati

Anakku oh anakku sayang


Royati

Perjalanan Senja


RR. Dyah Kencono Puspito Dewi

Rembulan Berduka


Rumiyati

Bahtera Kesunyian


Samsul Anwar

Senjaku Yang Hilang


Siswo Suparmo

Nyanyian Pohon Jati Di Siang Hari


Siti Fatimah

Untuk Saudariku


Siti Halimah Kurniawati

Peka


Siti Jamilah

Kesetiaan


Siti Liani

Memanusiakan Manusia


Siti Rodiah

Di manakah Engkau Anakku


Siti Ropiah

Puisi


Siti Zaibah

Sampahku Sayang


Sitti Natasya Isabela

Pada Malam


Sobirin

SenjaMengurai Jingga


Soleh Sohih

Unggun Dalam Puisi


Sri Margawati

Senja Menyapa


Sri Neneng

Belajar Pada Ibu


Sri Supriyati

Saat Kau Tak Berdaya


Srikandi Indung Sarerea

May (D)ay


Suna Marena

Segitiga Abadi


Supriyanti

Puisi Buat Murid- Muridku


Surip Sriatun

Hari Pertama Tahun Pelajaran Baru


Susi Syahdiana

Bias Fatamorgana


Syamsul Hidayat

Jangan Tanyakan Padaku


Syiva Fauziah

Indonesiaku


Tatiek Rositah

Sabar Dalam Penantian


Taty Rahayuningsih

Duduk Di Pangkuan Bulan sabit


Tetty Mujizat

Semangat Pagi


Theja Fathasena

Guru, Padamu Aku Cemburu


Thia Fatma Santy Hoespa

Negeri Yang Kupinang


Titi Widaryanti

Tersandra Trauma


Titin Kustini

Karena Cinta


Titin Wardani

Ajarilah Aku


Tiyas Widaningsih

 Guru ASEAN Berpuisi


Ummi Habibah Nor Apriliyanti

Rajutan Pahala


Venty Leli Nuzliyati

Hiduplah Bagai Mentari


Widodo Abidarda

Sumedang


Yaneu Sulistiawati

Teluk Nare


Yanti Kustianingsih

Khusyu


Yanti Mariyani

Hari Kemerdekaan


Yanuarti Nurida Zusmayanti

Nyanyian Sang Pencerah


Yati Sumiati

Baris Rasa


Yayuk Sri Mulyani

Lentera Hati


Yoanna Francisca Dwi Purnastiti

Melangkah Saja


Yulistriani

JikaAku


Yusuf Nugraha

Ziarah Malam



Provinsi Banten


Aan Khojanah

Guruku


Ahmad Hanapiyah

Dedaun Kering


Aloysius Loe Laku

Kopi Dan Namamu


Astuti Ambarwati

Luruh


Chris Haryadi

Puisi Pendek Buat Tin


Edief Wangi

Mengenangmu


Elis Rukoyah

Lorong Waktu


Endang Sulastri

Asa Yang Hilang


Evy Christh

Pada suatu Senja


Faruk Abdurrahman

Membaca Ketiadaan


Firna Yulistiana Hasnawati

Sepasang Mata Rindu


Fransisca Tining Akasiani

Rengkuhan


H. Shobir Poer

Muhasabah Debu


Hadi Sastra

Riwayat Seorang Guru


Itoh Thohuroh

Gerimis


Jemmy S. Suhendar

Muhasabah


Luda Sofiah

Kurindu Surauku


Ludovica Maria Sri Sudartanti Purworini

Ketika Senja Menjelang


Marsintania Karotig

Sungai Prahara


Murni Sugani

Tanah Rantau


N. Ida Rosida

Senyummu Surga Kecilku


Nuskam Tiramon

Pesona Palsu


Paulus Heri Hala

JikaAkuTidakTahu


Pudji Sajekti

Suara Hati Gempa Lombok


Ratna komala juwita

JatuhCinta


Rima Sulastika Chandra

Album


S. Dewi Soerono

Pemain Debus


Saefullah

Punggung Malam


Silviana

Siapa Yang Salah


Sri Hariyanti

Sang Penari


Supi El-Bala

Tjisadane Hidji


Teteng Jumara

Pak Guru Sarmin


Theresia Tri Wahyuni

Tamu Misteri Cinta


Vironika Sri Wahyuningsih

Catatan dari Kamoro Untuk Sri


Warnita Husin

Meneruka


Wilhelmina Mariana Ema

Mustika Malam


Yayan Inriyani

Bidadari Kecilku


Yoan Roselia

Ranting


Provinsi Jawa Tengah


Achmad Sochib

Balada Peluru Tua


Ahmad Kusman

Jangan Marah


Alfiah Ariswati

Air Mata Negeri Tercinta


Anna Yuniati

Dewasa Adalah Pilihan


Annisa Rizka Roselina

Senandung Senja


Asyari Muhammad

Biji Purnama


Binawati

Percayaku PadaMu


Budi Soekarno

Bumiku Gersang


Devika Herfianingtyas

Dari Padang


Dina Wulandari

Tiara Kebersamaan


Doni Riadi

Guru Mulia Karena Karya


Dwi Retnowati

Si Cantik Mukminah


Elisabeth Risa Kurniastuti

Senja Menggantung


Elizabeth Rahayu Sri Hastuti

Reunion


Emi Fauziati

Anak-Anak Kaki Gunung


Eny Indriastuti

Adalah Aku


Fransiska Wuri Indarti

Merajut Asa Bersamamu, Anakku


H. Sujono

Munajad Malam Lail


Ina Wijayanti

Tuhan


Indah Wiharti

Senandung Cinta Untuk Aisyah


Indrastuti Budi Ristiyani

Sajak Cinta Remaja


Joni Setiyawan

Kembara Anganku


Karyanto Nugroho

Buntu


Kris Dwi Ningsih

PerangiDenganJiwaBersih


Lilik Rahmawati

Dalam Lamunku


Moch. Mi’roj Adhika AS

Wasiat Cahaya


Muhimatun

Mantra Suci Sang Guru


Nur Rakhmat

Sepatu Baru


Nur Syamsiah

Kesabaran Yang Tak Terbatas


Nurhadi

Bendera Setengah Tiang Pagi Ini


Putri Bungsu

Sedekah Laut Kidul


Rahmatan

Tangan Tangan Kecil


Rina Dewi

Sejauh Kita Pergi


Ririn Dwi Utami

Minder


Rohmah Suciningrum

Rembulan Di Pangkuan


Sapta Nur Wiyogo

Rembulan Merindu


Septi Luqmanawati

Benteng Terkoyak Cinta


Sri Ambarwati

Mozaik Yang Tak Retak


Sriyatmi

Terkapar Di Selokan


Sugiyatno Dm

Di antara Debu


Suminarsih

JelangSiangIni


Susilaning S. Hardjono

Joglo


Teguh Triwasono

Empu Suci


Titik Setiyowati

Mentari Pagi


Tono

Gurat Rasa


Tri Astuti Ari Winarti

Kau Yang Tak Mengerti


Udik Agus D.W.

Api Unggun


Umi Faridah

Guru


Umi Satiti

Melukis Harapan


Wahyu Dwi Prasetyaningrum

Cerita Doa Ibu


Wanto Tirta

Mata Pancing


Windu Setyaningsih (Windset)

Sayap


Wiwik Hariyati

Tanah Kelahiran


Wiwin S. W.

Untuk Suamiku


Wiwin Widiyastuti

Mimpi Dan Asa


Yuniasih

Gelisah Pagi


Zaidatul Arifah

Kami Kawanmu


Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta


Dewi Rosiani

Hikayat Asmaradana


Heru Marwata (HM)

Tentang Guru


Nur Cahyani

Bukan Umar Bakri


R. Bambang Nursinggih

Indonesiaku


Sanitri Djannah Nur Angesthi

Cinta Suci


Septi Indrawati

Badut Bergincu


Sri Harini

Bukit Isis di Suatu Pagi


Tara Noesantara

Dongeng Sebelum Tidur tuk Nok Ayuku


Yoseph Yapi Taum

Kuburan di Tanah Kami


Yulia Dwi Ernawati

Kidung Untuk Anak Negeri


Provinsi Jawa Timur


Abdul Warits

Mengenangmu Pada Bangku Yang Menunggu


Agung Surjanti

Tangisan Hati


Agus Salim

Melipat Kata


Ahmad Zaini

Bunga Bunga Zaman


Alifah Nh

Sampah


Ana Diana Farah Dini

Sebatas Imaji


Anik Zubaida Damogalad

Rindu Tentangmu


Aning Purnami

Lelah Tanpamu


Anis Suryani

Lentera Peradaban


Anisah Harjanti

Rindu


Annis M. Tarom

Perahu Pelepah Nipah


Anwarratus S.

Elegi Purnama


Ardi Susanti

Perempuan Berselendang Hujan


Ardian Novita

Tangisan Tertutup Senyuman


Ari Susanti

Aku Anak Indonesia


Arifah Kurnia

Sketsa Bintang Muharam


Arin Eko Yulianto

Renungan Senja


Ariyani Purwaningsih

Pantai Watu Pecak


Aslin Nuraini

Rindu


Bambang Baloer

Teroris


Beni Setyorini

Wanita Tiga Puluh Lima


BH. Riyanto

Pagi Pagi Sekali


Burhanudin

Burka


Darman D. Hoeri

Ratusan Puisiku Di Sudut Maya


Devyana Ekasari Sunarto

Dewa


Diah Peristiwaningsih

Asaku


Didik Puji Utami

Puisi Fajar


Dwi Andriani

Arca Rindu


Elfi Zufrida

Mata Yang Bicara


Ely Widayati

Sepi


Emi Sudarwati

Bukan Batu Biasa


Endah Pusporini

Bulan Berkabut Reinkarnasi


Endang Partiwi

Dialog Dengan Bunda


Enik Nurhayati

Teman Bayangan


Erma Dewi Mayasari

Aku Sang Guru Honorer


Ernawati

MengikutiJejakmu


Eva Septiana RA.

Guratan Wajah Senja


Guntoyo

Buguru Kekasihku


Haris Tiyati

Cerita Pagi


Herry Lamongan

MenakarJarak


Hery Teguh Wiyono

Tapak Kenari Kecil


Hilmin Dwi Astuti

Menjemput Benderang


Himmah Mufidah

Maaf


Hindah Setianingsih

Biarkanlah


Iffah Isnaini

Anakku


Iin Indrawati

Kasih


IL. Parsudi

Mitos Sukamiskin


Imawati

Berlianku Surgaku


Imronah Hanum

Ketika ‘Merah Putih’ Menuju Puncak Tiang


Ipnu Subroto

Pertemuan


Irna Hidayati

Dalam Yunusmu


Jack Efendi

Wasilah Sang Kyai


Khoirul Ida Widyawati

Goresan Pena Buat Negeriku


Khoirul Mujib

PantaiUtaraPulauJawa


Lilik Haruri

Bulan Merah Merona


Masruchi Orin

Satika I


Melyani Dwi Astuti

Sang Penyair Dalam Kata


Mistari Hastibuan

DosaAnakSiapa


Miswadi

Sri Gadis Jawaku


Mohammad Saroni

Tajamnya Kata Kata


Muhamad Jemadi

Sahabat Penyemangat


Muhammad Lefand

BerLayar


Naning Dwi Jatmikowati

Malam


Nastiti Larasati

Melukis Hidup


Nindianingsih

Mimpi Tak Bertepi


Nok Ir

Kali Tuntang Di Utara Kauman


Nur Azizah Sriwidari

MimbarJariyah


Nur Rahayu

Kerjamnya Dunia


Nursholihah

Negeriku Menangis


Ikhlas Baktiku

Nurul Komariyah


Pipit Mahatmi

CintaDiUjungJalan


Retyo Yuli Pancaiswati

Rindu Kian Meradang


Ria Eka Lestari Pena Riful Hamidah

Hati Seluas Samudra


Ririn Dwi Retno Maindah

Reformasi


Riyanto

JerujiPena


Rohmah Wati

Indah Pada waktunya


Rohmat Qosyim

Lampu Merah Dekat Alon alon kota


Rudi Artiko

Sedetik Di Malioboro


S. Herianto

Untuk Tihami


Sapto Prihatini

Pahlawan Yang hilang


Sari kurniawati

Impian Nyata


Sarno

Lorong Kota


Setyaningsih

Kapitasih


Siti Romziati

Mata Wanita


Siti Mutawarridah

Sahabat Lama


Siti Nur Hasanah

Bahasaku Tercinta Bahasa Indonesia


Sri Andayani

Masa Penantianku


Sri Budi Handayani

Engkaulah Ibu


Sri Wahyuni Utami SahabatkuSri Wanito

Kok Ngguyu


Srindaningsih

Merindu Allah


Subandi

Belajar


Sudiwinoto

Taman Bungaku


Supriyadi

Senyum Emakku


Susan Damayanti

Palsu


Sustiyanah

Guru Pejuang Di Zaman Now


Suyitno Ethex

Proses


Syahriannur Khaidir

Matamu


Tatik Puji Lestari

JiwaNanSunyi


Tri Sulistyowati

Hutanku


Tuti Haryati

Rindu


Tutut Tursilaningsih

Pejuang Napas


Uminayati

Aku Cinta Padanya


Wening Kusumastuti

Jangan Nodai Mahkota Kami Nak


Wiwik Sudjiani

Bersimpangan


Wiwin SA

Penebus Moksa


Yulianti

Amnesia


Yuliati

Seserpih Cinta Yang Hilang


Yuni Purwanti

Mana Batasnya



Provinsi Bali


I Wayan Kerti

Menanti Cahaya Mentari


Made Edy Arudi

Panca Sila


Ni Made Martini

Gairah


Ni Nengah Ariati

Kepergianmu Sahabat


Ni Wayan Weti

Merenung Dalam Kesepian


Sri Indarwati

Ayah


Provinsi (NTB) Nusa Tenggara Barat


A.Rahim Eltara

Anak-Anak Berseragam Putih Merah


Gis Hairinnullah

Kutuliskan Puisi Ini Untukmu Sayang


Hj. Badelah

Buku


Hj. Sri Hariani

Aku Adalah Puisi


Jawariah

Kepada Kawan Lama


Jm. Diana Darmansyah

Hati Ibu


Khairil Anwar

Lelaki Yang Terjebak Antara Magrib Dan Isya


Ni Nyoman Netiningsih

Surat Dari Palawan Devisa


Nina

Ujian Pulau Seribu Mesjid


Sahara

Lintas Peristiwa



Provinsi (NTT) Nusa Tenggara Timur


Aurora Sarmento

Ruang Waktu


Bonefasius Zanda

Pelaut Dan Harapan


Ika Christina

Ironi Wajah Anak Negeriku


Imelda Oliva Wissang

Rumah Yang Sunyi


Lusia Yasinta Meme

Berikan Aku Karyamu


Maria Margareta Alachok Masi

Ruang Waktu


Maria Rona

Matahari Ilmu


Marsel Robot

Berzikir Di Tanah Retak


Mezra E. Pellondou

Sajak Tentang Sekolah


Simon Simpa

Kursi Berputar


Wensensia Pare Napa

Aku Ada Karena Cinta


Werenfridus Taseseb

Di Bawah Kaki-Kaki Hujan


Provinsi Kalimatntan Barat


Denok Ismayanti

Kelabu


Mariana Pranoto

Vokasi Tiada Bertepi


Menik Dwi Astuti

Sudut


Puji Astuti

Cinta Adalah Anugrah


Provinsi Kalimatntan Tengah


Avvi Nopvianto

Mimpi yang Binasa


Dewi Alfurqon

Arti Kebanggaan


Elsy Suriani

Nyanyian Kemarau


Endang

Ketulusan


Ida Wahyuni

Laskar Cita Seribu Abinaya


Isti Nurhayati

Sepi Tampamu


Kardina Kadir

Papan Tulis Putih


Lukman Juhara

Serukun Serumpun


Mersi

Guru dari Utara


Mieke Nurhayati

RintihanInsanShufiya


Misnawati

Karakter Anak Negeri


Norhasanah

Sebuah Perdebatan


Nurjannah

Sketsa Pagi


Purwo Janjoko

Prahara


Ria Martallata

Engkau Dan Harapanmu


Rina Candrayanti

Malang Ku Rindu


Rumiati

Izinkan Hati Menyapa-Mu

Sitti Wahidah F. Dirun Sandung


Sri Wahyu Widayanti

Literasi


Sri Wahyuni

Sayangku Muridku, Dengarlah Sayangku


Sugiarti

Kembara Hati


Suhu Suyatno

Meraih Jannah Dengan Berkah Allah

Sunartini

Ruji Payung Misterius


Suyoso (Mr. Yosh)

Sekuntum Cinta


Tri Arfayanti

Mengangkasa tanpa sayap



Provinsi Kalimatntan Selatan


Aan Setiawan

LelakiBermata Jemari

Ali Syamsudin Arsi

Hujan, Ruang Kelas, Dan Negeri Puisi


Dwi Wahyu Candra Dewi

Salah Apa


Hikmah Wati

Langit Biru


Jhon FS Pane

Ziarah Tubuh Seribu Sungai


Rasuna

Perempuan Bersahabat Sepi


Rissari Yayuk

Pentingnya Sekolah


Syahrian

Saling Bergandengan


Witanul Bulkis

Tapak Kaki Anak Bukit


Provinsi Kalimatntan Timur


Bibil Abila

Asa mu Wahai Guru


Dewi Tivian H.

GoresanJanji


Hariati

Aku Padamu


Maria Erni Yanti Golu Wola

Penantian


Masdiana Masdik

Hijrah Diri


Meinar Safari Yani

Bunda


Novita Rahayu

Terima Kasih


Nuraeni

Cerita Sang Perawan


Retno Hartati

Setia Pada Bumi


Rismayanti

Pejuang Pena


Supartini

Pengabdian Suci



Provinsi Kalimatntan Utara


Hari Sriami

Kartiniku


Provinsi Sulawesi Barat


Ahmad Akbar

Pori Rindu


Ernawati

Corak


Fahrurrazi

From Sulawesi to Aussie


Rifai

Bias Pemuda


Provinsi Sulawesi Tengah


Maya Lestari

Bunga-Bunga Dunia


Provinsi Sulawesi Tenggara


Irma Lismayani

Negeriku Jangan Dikorupsi


Provinsi Sulawesi Selatan


A. Asmara

JatiDiri


Aisyah Amsal

Redup


Amelia Datu Tonglo

Aku, Anak Desa


Andi Azis Dg Maklonjok

Berparas Melati Di Sanggul Jelita


Andi Lalak

Aku Ingin Merdeka


Andi Nurmiyanti Halik

Mereka Termangu


Andi Tenri Seno

Ibu


Army Pararra

Ikhtiar Cinta


Badaruddin Amir

Tentang Sebuah Buku Dan Rahasia Ilmu


Elvirawati Pasila

Ratapan Lebonna


Hadiwaratama R. Jusran

Keluarkan Aku


Hafsah

Benalu Di Padang Pasir


Herminingsih

Datang akan pergi


Irha Nirwana Mukhtar

JejakKemarin


Jumadi Aminuddin

Taman Sari


Khaeriyah

Asa Sepertiga Waktu


Marwati Mustari

Samudra Biru


Nur Amalia Halid

Bayang-Bayang Penantian


Nurlaela DM

Elegi Kau Dan Aku


Sudarmi Marsuki

Selaksa Rindu Dipuncak Jenar


Suhartini

Gelisahku adalah Luka


Syarifuddin

Buku


Provinsi Gorontalo


Rohana

Nyanyian Jiwa


Provinsi Maluku


Evi Maulany

Lukisan Hati Seorang Ibu


Martha Maspaitella

Narasi Kelas


Roymon Lemosol

Pulang


Provinsi Maluku Utara


Umar Juma Sau

Sore Di Ujung Jalan


Provinsi Papua Barat


Merry Ch Rumainum

Noken


Osratus

Kapur Tulis Dibilang “Telur Asin”,


Quin Donspri Tulalessy

Bunga Altar


Provinsi Papua


Hildegardis Pauline Laka

Untukmu Anak Didikku


Lydia Theresia Renyaan

Impian Calon Pemimpin


Vonny Aronggear

Nak


Yuliawati Madu

Keranjang


Negara Malaysia


Anisah Binti Usop

Harga Ilmu


Baharuddin Sairi

Dunia Tanpa Pagar


Hamzah Bin Hamdan

Benih Kejayaan


Henry Bating

Boros


Masriyah Misni

Guru


Mohamad HM

Mari Kita Ke Padang Datar


Mohd Alias Bin Tumijan

Pengemis Kata


Mohd Haidi Mohd Kasran

Lafaz Asbab


Mohd Nazri Bin Ibrahim

Hati Yang Mati


Mohd Rosli Bakir

Deru Memburu Ilmu


Nurul Aina

Bicara Tanpa Suara


Patricia Ganing

Pesan Si Awan


Reny Azrena Binti Abd.Rahman

Cinta Medina


Rohaidah Yon

Kita Adalah Pemberi Ilmu


Rosliah Kiting

Kata Cikgu


Tengku Norlaila binti Tg. Ismail

Anak Generasi


Yusrizal Mokhlas

Percakapan Pemadam Kepada Pensel


Zulaiha Paikon

Pencinta Ilmu



Negara Brunei Darussalam


Abdullah Tahir

Pencinta Dunia Akhirat


Adi Wahab

Roda Kehidupan


Atikah Rumaizah D. H. M.

Tegas Yang Baik


Awang Haji Mohamad bin Rajap

Suara Lain : Guru Oh Guru


Awang Haji Mohd Firdaus

Pewaris Para Nabi


Awang Haji Samihon bin Haji Kechi

Sajak - Warna Merah


Awg Hj Dzulkiflee bin Hj Awg Abd Latif

Ranjau


Bonda Aida

Anak Murid Pipi Merah Munggilku


Chong Ah Fok

Berada Di Hadapan


Cikgu Haji Antin Bin Ahad

AkhirJejak-Jejakmu


Cikgu Haji Bidin bin Haji Mohd Boor

Nota Remaja Ke JambatanEmas


Faridah Bestari

Terima Kasih Cikgu


H.Mar

Mimpi Seorang Guru


Hajah Ostinah Binti Haji Othman

Suluh Kegelapan


Haji Bujang Bin Haji Matnor

Sebatang Lilin Seorang Pendidik


Izzah Insyirah

Bukan Aku Tak Kasih


Juen H.A

Dunia Ilmu


Mahmudamit

Kiambang Bertaut


Mastinahwati binti Haji Alias

Sajak : Amarahmu


Nawri MH.

Diam Di Biduk Duka Di Laut Luka


Nazar HB

Layang-Layang Harapan Warga Merdeka


Noorhamy

Aku Mencari Kawan


Pengiran Haji Shamsu PHK

Iktibar Dan Kias Bermotivasi


Rozaiman Makmun

Mata Hati Guru


Warkah Fateehah

Hati Jingga


Jakarta, 14 September 2018

Selasa, 24 Juli 2018

Rumah Seni Asnur - Yayasan Hari Puisi (YHP) bekerja sama dengan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia (DRPM UI) dan Pusat Dokumentasi sastra (PDS) HB Jassin akan menggelar Seminar Nasional bertajuk: “Syair Kampung Gelam Terbakar: Representasi Toleransi Masyarakat Melayu” di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat.

Acara ini dilaksanakan dalam rangka syukuran menyambut Hari Puisi Indonesia (26 Juli 2018) sekaligus mempersiapan perayaan ke-6 Hari Puisi Indonesia, yang akan dihelat pada17-19 Oktober 2018 mendatang.

Seminar yang bertempat di PDS H.B. Jassin, Kamis (26/7/2018) Pukul 14.00—17.00 WIB itu akan menampilkan para pembicara di antaranya: Maman S. Mahayana (kritikus sastra), Bastian Zulyeno, Ph.D. (ahli Parsia), Dr. Ade Solihat (antropolog) dan Suranta, M.Hum. (Islamolog). dengan moderator penyair, Sofyan RH. Zaid.

Acara itu nantinya juga akan dimeriahkkan dengan pembacaan puisi di antaranya: Asrizal Nur, Ahmadun Yosi Herfanda, A. Slamet Widodo, Jimmi S Johansyah, Sihar Ramses Simatupang, Yahya Andi Saputra, Nana Sastrawan, Arief D. Hasibuan, dan lainnya.


Untuk mengikuti Seminar Nasional ini para peserta yang hadir tidak dipungut biaya. Hanya saja untuk keperluan alokasi tempat para peserta harus mendaftarkan kehadirannya terlebih dahulu ke panitia. Melalui narahubung: 085921684703 (Ariany Isnamurti).

Ketua Umum Yayasan Hari Puisi, Maman S Mahayana berharap Seminar Nasional bertajuk: “Syair Kampung Gelam Terbakar: Representasi Toleransi Masyarakat Melayu” ini dapat memantik kesadaran kesejarahan dan sekaligus mengembalikan ingatan kolektif masyarakat dalam menjaga toleransi.

“Sudah sejak lama penduduk di kawasan Nusantara, punya semangat yang sama dalam urusan menjaga toleransi, merayakan kebinekaan, dan menolak ujaran kebencian,” katanya kepada Haripuisi.info di kediamannya, Depok, Senin (23/07/18).

Di tempat terpisah, Ahli Parsia, Bastian Zulyeno mengungkapkan, bahwa produk budaya yang merepresentasikan semangat toleransi, kebinekaan dan anti-ujaran kebencian dapat dijumpai dalam berbagai karya sastra, khususnya puisi.

“Dalam “Syair Kampung Gelam Terbakar” karya Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi yang ditulis tahun 1847, tampak jelas, bahwa persoalan gotong royong, toleransi, menghormati perbedaan, dan menolak kosakata kasar yang menyulut kebencian, sudah menjadi sikap budaya dalam kehidupan masyarakat di Nusantara sejak dahulu kala,” terangnya.

Seperti yang diketahui. Belakangan ini, masyarakat, bahkan juga pemerintah, riuh mengangkat wacana toleransi, kebinekaan, dan anti-ujaran kebencian. Tujuannya, tentu saja agar bangsa Indonesia yang multi-etnik dengan berbagai kekayaan budayanya itu, tetap kokoh berada dalam NKRI. Namun demikian, benarkah perkara itu penting kita kibarkan dalam berbagai wacana sosial-budaya atau sekadar isu seksi kepentingan politik sesaat?

Sabtu, 21 Juli 2018

     
  Perkumpulan Rumah Seni Asnur ciptakan program baru, direncanakan akan dijadikan program  tahunan. Program itu adalah Wisata Puisi. Bukan wisata biasa, akan tetapi wisata dengan kegiatan workshop menulis dan membaca puisi dengan menghasilkan Buku Antologi Puisi dan Video Klip puisi hasil dari workshop tersebut.

        Tahun pertama ini, Wisata Puisi memilih Negara Brunei Darussalam, dilaksanakan 30 November sampai 2 Desember 2018. Masyarakat yang berminat pada puisi dan ingin belajar menulis dan baca puisi sekaligus jalan-jalan di wisata Brunei Darussalam. Masyrakat yang ingin mengikuti program ini dapatmendaftar kepada Ibu Anin Hp/Watshap : +6812 4884 5289, pendaftaran dibuka sejak 15 Juli 2018, ditutup 5 Agustus 2018.

        Biaya Wisata Puisi ke Brunei Darussalam sejumlah Rp. 5.750.000,- dapat diangsur, dengan uang muka Rp.1.500.000 dibayar paling lambat 25 Juli 2018, selanjutnya dapat diangsur setiap tgl 10 setiap bulannya hingga bulan November 2018.

        Dengan biaya sejumlah Rp. 5.750.000,- tersebut mendapatkan paket : Tiket pesawat pulang-pergi Jakarta-Brunei Darussalam naik pesawat Royal Brunei tanpat transit, penginapan 3 hari 2 malam, makan, baju kaos peserta, mengikuti Bengkel Puisi Asean (belajar menulis dan membaca puisi) bersama Asrizal Nur, Antologi puisi Asean (hasil bengkel puisi bersama peserta lainnya dari Asean), Video puisi dengan lokasi wisata di Brunei Darussalam, tiket menonton Teaterikal Puisi Multimedia di studio Radio dan Televisien Brunei, Jalan-jalan ke kampung air, Istana Nurul Iman,Mesjid Sultan Oemar Ali Syafuddin, ke usaha lebah di Tutong dan sertifikat Bengkel Puisi Asean.

        " Kami membantu  masyarakat pencinta puisi dengan biaya murah dapat wisata ke Darussalam dengan paket yang banyak sekali sekaligus melahirkan karya bersama masyarakat Asean lainnya" kata Anin disela-selanya mengurus pendaftaran peserta.

        " Jumlah peserta kami batasi hanya untuk 60 orang saja, saat ini sudah mendaftar 53 orang, quota tersisa untuk 7 peserta lagi" sambung Anin lagi.

Info lebih lanjut: +62 812-4884-5289 ( ibu Anin) 



Viral